Tak lama kemudian, Ling Mei mulai menggerakkan tubuhnya. Perlahan, matanya terbuka, dan ia merasakan kehangatan yang menenangkan dari cahaya matahari yang menyinari wajahnya. Namun, begitu ia sepenuhnya sadar, ingatan tentang apa yang terjadi kembali menghantamnya seperti badai.

Tanpa bisa menahan diri, Ling Mei menekuk lututnya, menangis terisak. Semua amarah yang sempat terpendam kembali muncul, seperti api yang membakar dari dalam dirinya. Namun, anehnya, meskipun perasaan marah itu begitu kuat, ada sesuatu yang membuatnya merasa tidak bisa membenci Lynx, bahkan sedikit pun. Ia merasakan kebingungannya semakin dalam.

Apa yang terjadi padaku? Kenapa aku tidak bisa membenci Xiao Ling? Apa yang sudah aku lakukan? Mengapa aku merasa seperti ini?

Tangisan itu semakin lama semakin dalam, melepaskan semua ketegangan yang ada. Namun di balik air mata yang jatuh, ada rasa yang lebih kompleks, perasaan yang sulit dijelaskan, perasaan yang menghalangi kebenciannya.

Beberapa saat setelah guncangan hebat di dunia kecil itu terjadi, suasana langsung berubah. Kehebohan dan kepanikan mulai menyebar, memicu reaksi liar dari makhluk-makhluk yang sebelumnya diam dalam kegelapan. Binatang iblis yang telah terpengaruh oleh energi iblis yang melimpah mulai bangkit kembali, merespons kekuatan baru yang mengalir ke seluruh tempat. Teror dan kekacauan menyebar, menambah kegelisahan yang semakin dalam.

Yin Yue yang merasakan adanya perubahan yang mencurigakan segera berteleportasi. Dia terkejut melihat fenomena yang berlangsung di sekitar, dan rasa bingung menyelimuti dirinya. Mengikuti jejak perasaan yang tak menentu, ia segera mencari tahu penyebab guncangan itu.

Setelah berpindah tempat beberapa kali, matanya menangkap sosok seorang wanita yang tengah duduk dan menangis. Dalam kekacauan itu, Yin Yue mendekat dengan hati-hati, memperhatikan wanita itu yang tidak menyadari kedatangannya.

Di tempatnya bersembunyi, Lynx mengamati situasi dengan saksama. Namun perhatiannya segera teralihkan ketika mendengar langkah seseorang mendekati Ling Mei yang masih menangis. Ia segera mengenali wajah itu, Yin Yue, pemilik rumah makan Paviliun Seribu Rasa, wanita yang telah mengkhianatinya dan mengirimnya ke jurang dengan artefak teleportasi.

Ling Mei, yang mengira Xiao Ling-lah yang mendekat, tetap diam tanpa mengangkat wajahnya. Namun begitu suara seorang wanita terdengar, ia seketika tersadar dan langsung berdiri. Matanya yang masih merah karena tangisan menatap tajam Yin Yue, lalu ia mencabut pedangnya dan menodongkannya dengan penuh kewaspadaan.

Keduanya sama-sama terkejut.

Ling Mei membelalak, tidak menyangka orang yang hampir membuatnya mati karena menjadikan dirinya umpan dua binatang iblis ranah Master Foundation Emas Hitam kini muncul di hadapannya.

Sementara Yin Yue sendiri tidak kalah terkejut. Ia yakin Ling Mei seharusnya sudah mati, namun sekarang wanita itu berdiri di hadapannya, hidup-hidup. "Bagaimana mungkin dia bisa selamat dari kedua makhluk itu? Tapi baguslah, aku bisa memanfaatkannya untuk membantuku lagi." batinnya.

Ling Mei menyipitkan mata. “Apa yang kau lakukan di sini?”

Yin Yue tersenyum tipis. “Aku yang seharusnya bertanya begitu. Kupikir kau sudah mati di tangan binatang iblis itu.”

“Kau hampir membuatku mati,” geram Ling Mei.

“Tapi ternyata kau masih hidup, dan lebih mengejutkan lagi…” Yin Yue menyeringai licik. “Aku tidak menyangka gadis kesayangan Sekte Api Langit ternyata begitu… berani.”

Ling Mei mengerutkan kening. “Apa maksudmu?”

Yin Yue terkekeh, lalu mendekat selangkah. “Bercinta dengan seorang pria di tempat seperti ini… Jika para tetua sektemu tahu, menurutmu bagaimana reaksi mereka?”

Wajah Ling Mei langsung memucat. Ia tertegun, hatinya berdebar kencang. “Kau… kau tahu?”

“Tentu saja,” Yin Yue tersenyum puas. “Suara desahan kalian sangat keras sehingga keluar gua. Tidak sulit menebak apa yang terjadi di dalam gua.”

Meski Yin Yue tidak mengetahui siapa orang didalam gua, tetapi dengan kecerdasannya, tidak sulit baginya untuk menebak siapa yang berada didalam gua karena tidak ada orang lain yang ditemukan selain wanita didepannya. "Dia disini sendirian. Siapa pria yang diajaknya. Apakah idiot Xiao Ling itu? Tapi tidak mungkin, aku sudah mengirimnya ke jurang kematian, tidak mungkin dia bisa selamat dari kuburan binatang iblis itu." Batinnya sambil melirik tajam Ling Mei.

Ling Mei mengepalkan tangannya, berusaha meredam amarah dan rasa malunya yang bercampur menjadi satu.

Yin Yue melipat tangannya di dada. “Tapi tenang saja, aku tidak akan mengatakan apa pun… selama kau mau bekerja sama denganku.”

Ling Mei menatapnya tajam. “Apa yang kau inginkan?”

“Seperti sebelumnya,” Yin Yue tersenyum. “Aku butuh umpan untuk mengalihkan perhatian binatang iblis. Jika kau mau membantu, aku bisa mencapai pintu menuju lapisan ketiga.”

Ling Mei langsung ingin menolak, namun Yin Yue menambahkan, “Kau tahu, jika aku pergi sekarang dan menyebarkan kabar ini, kau pasti bisa membayangkan dampaknya. Nama baikmu akan hancur, dan sektemu tidak akan pernah membiarkanmu hidup dengan tenang.”

Ling Mei menggertakkan giginya. Wanita ini benar-benar licik.

“Tentu saja, aku tidak akan mengkhianatimu,” lanjut Yin Yue dengan nada meyakinkan. “Aku masih membutuhkanmu di lapisan ketiga. Jika kita bekerja sama, kita bisa melewati semua rintangan di sana, dan kita bisa bersama-sama menemukan fragmen senjata iblis.”

Ling Mei terdiam, berpikir keras. "Jika wanita licik ini benar-benar tahu lokasi pintu menuju lapisan ketiga, ini bisa menjadi kesempatan bagiku untuk menemukan tempat itu lebih mudah, area ini terlalu luas dan banyak hewan dan tanaman berbahaya."

Ling Mei menatap Yin Yue, "selain itu, aku bisa memanfaatkan kerja sama ini untuk mencari kesempatan membunuh wanita ini, sebelum wanita licik ini mendapatkan fragment senjata iblis yang bisa menyebabkan menghancurkan Kota Huoling. Karena jika formasi yang menahan senjata itu dilepas, semua energi iblis yang terkekang selama ini akan lepas kontrol dan keluar menuju dunia asli. dan yang paling pertama di hancurkan adalah kota Huoling."

Akhirnya, Ling Mei menghela napas panjang. “Baik, aku setuju,” katanya akhirnya.

Yin Yue tersenyum puas, lalu mengaktifkan artefak teleportasi. Dalam sekejap, keduanya berpindah ke lokasi yang agak jauh, tapi masih dalam jangkauan pandangan ke arah lokasi formasi pintu menuju lapisan ketiga dimana terdapat seekor binatang iblis yang menguasai tempat itu.

Yin Yue menunjuk ke kejauhan. “Di sana, di batu tersebut terdapat formasi, pintu yang dapat membawa kita menuju lapisan ketiga, dan makhluk itu berada didekatnya.”

Ling Mei menatapnya penuh selidik. “Kau yakin?”

“Tentu saja. Jika kau mengalihkan perhatian binatang iblis itu sebentar, aku bisa mengirimnya ke tempat lain dengan artefak teleportasi ini,” Yin Yue menjelaskan rencananya.

Ling Mei pura-pura mempertimbangkan, lalu mengangguk. “Baiklah, aku akan melakukannya.”

Namun dalam hatinya, Yin Yue tersenyum dingin. Setelah ia mendapatkan apa yang diinginkannya, ia tidak akan lagi membutuhkan Ling Mei. Ia sudah memiliki cara untuk menghadapi penjaga formasi fragment senjata iblis, dan begitu ia mencapai lapisan ketiga, Ling Mei hanyalah beban yang bisa ia singkirkan kapan saja.

Sementara itu, Ling Mei juga sudah mengambil keputusan. Sebelum Yin Yue berhasil masuk ke lapisan ketiga dan mendapatkan artefak senjata iblis, dia harus menghentikannya, dengan cara apa pun.

Lynx menatap kosong ke arah tempat Ling Mei dan Yin Yue menghilang, perasaan gelisah mulai menyergap hatinya. Ia sudah mendengar percakapan mereka dengan jelas—Ling Mei dalam bahaya.

Tanpa membuang waktu, Lynx segera mencoba mengerahkan persepsinya untuk mencari keberadaan Ling Mei. Dalam pikirannya, ia tahu bahwa hukum dunia kecil ini membatasi jangkauan persepsi, dan usahanya mungkin akan sia-sia. Namun, saat ia benar-benar mencobanya, sesuatu yang aneh terjadi.

Persepsinya yang seharusnya terbatasi tiba-tiba meluas dengan mudah, seolah-olah tidak pernah ada batasan sejak awal. Lynx terkejut, lalu menyadari sesuatum energi iblis yang sebelumnya dinetralkan oleh tubuhnya ternyata telah menyatu dengannya. Energi itu tidak hanya menggantikan Qi yang telah habis diserap tanaman beracun, tetapi juga mengisi dantiannya, menghilangkan batasan persepsinya di dunia itu. "Ternyata bukan dunia ini yang menghalangi persepsiku, tetapi energi iblis ini yang menghalangi."

Dalam sekejap, ia bisa merasakan seluruh lapisan kedua. Setiap getaran energi, setiap pergerakan makhluk, semua tertangkap jelas dalam pikirannya.

Namun keterkejutannya segera berubah menjadi ketegangan.

Ratusan binatang iblis mulai bergerak mendekat dengan cepat menuju lokasi Ling Mei dan Yin Yue. Mata Lynx menyipit saat memperhatikan lebih detail, belasan di antara mereka adalah binatang iblis tingkat Master Foundation Emas Hitam!

Satu saja dari mereka cukup untuk membunuh Ling Mei dan Yin Yue dengan mudah.

Lynx mengepalkan tangannya, rahangnya mengeras.

"Aku harus segera ke sana."

Tanpa membuang waktu, tubuhnya melesat seperti kilat, menerobos pepohonan dan batuan raksasa.

